Log In
Username

Password

Remember me

News: Opinion

BENCANA: DI MASA DEPAN APAKAH PULAU JAWA BENAR-BENAR AKAN HILANG DARI PETA.



Muara Karang, Jakarta Utara



Saya tinggal di sini memang sudah cukup lama sebelum saya akhirnya pindah ketempat yang lebih tinggi. Kota Muara Karang dan Pluit adalah daerah yang terkenal akan Chinese food-nya dari dulu. Apalagi sekarang, kita bisa melihat lagi tambahan hampir setiap sudut kota Muara karang berubah menjadi restoran-restoran yang menjual segala jenis makanan. Termasuk salah satunya adalah rumah saya.


Memang sejak tinggal dari dulu, kedua wilayah ini tidak pernah luput dari banjir jika musim hujan tiba. Menurut para ahli geologis, hal ini di akibatkan oleh padatnya penduduk dan kurangnya penghijauan mengakibatkan tanahnya semakin turun setiap tahunnya hingga tidak ada yang melakukan preserving maka bukan tidak mungkin jika suatu hari akan tenggelam. Para ahli menyebut tanahnya sebagai alluvial deposit.


Menjadi kekhawatiran sendiri, bahwa sekitar beberapa bulan yang lalu, seorang ahli geologis Internasional mengeluarkan pernyataan bahwa tanah Jakarta akan menyamai tinggi permukaan air laut lebih cepat dari yang di perkirakan. Yah kira-kira mirip seperti kota-kota di Belanda yang air lautnya jauh lebih tinggi dari permukaan tanahnya.


 Namun ada satu hal yang patut di banggakan bahwa ketika banjir besar yang melanda sekitar ½ sampai dengan setahun yang lalu, tidak terdengar lagi bahwa kedua kota kecamatan ini terlelap akibat banjir di musim hujan.


 Baru kemarin, saya menerima kabar dari media cetak maupun elektronik bahwa, semburan lumpur setinggi lebih dari 10 cm menyembur dari bawah menara listrik bertegangan 20,000 volt di sekitar Kali Tunjungan di Jalan Kamal Muara RT 05 RW 02, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Menurut pengakuan warga sekitarnya, hal ini telah berlangsung sekitar seminggu. Pengambilan sampel lumpur sudah di ambil Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta Utara kemarin dan membutuhkan waktu sekitar 15 hari untuk mendapatkan hasil laporan penelitian laboratorium. Peringatan kepada warga agar tidak mendekati sekitar wilayah semburan karena di khawatirkan adanya gas yang ikut terbawa keluar bersamaan dengan lumpur.


Bandung


Kekhawtiran juga muncul, ketika warga sekitar RT 03 RW 06 Kelurahan Arcamanik Endah, Ke­camatan Arcamanik, Kota Ban­dung menemukan adanya genangan minyak tanah yang bercampur air dari sebuah selokan yang lebarnya sekitar 15 cm ini. Sebelumnya selokan ini selalu kering jika di musim kemarau.untungnya selokan ini berjarak sekitar 300 meter dari jalan utama kelurahan Ci­sa­ran­ten Endah.


 Gempa bumi dan gunung berapi.


Saya memang bukan seorang ahli geologis, namun tampaknya kejadian serupa pernah terjadi di Amerika sekitar puluhan tahun yang lalu. Setelah semburan lumpur berhawa panas selama beberapa pekan, sebuah gempa besar melanda wilayah tersebut sehingga banyak rumah warga yang roboh. Selanjutnya, terdengar dari media cetak maupun elektronik bahwa sebuah gunung berapi meletus. Apakah ini juga pertanda bahwa kejadian yang serupa mungkin akan terjadi beberapa waktu kedepan di Indonesia?




Tags: Tenggelam , Jawa , Muara Karang , Penjaringan , Jakarta Utara , Bandung , Gempa , Gempa Bumi , Gunung Berapi , Lumpur
Rate It:
digg it

Post a Comment

Name

Website (optional)

Comment



Average Rating:
Region: Indonesia
Views: 429
     

More from this Reporter

More from this Region

Help improve GroundReport




v 2.4 build: 228
0.1535